4 'Dosa' Soeharto pada Soekarno, No 2 Bikin Dunia Sedih


Pergantian rezim memang kerap memakan korban. Hal ini juga terjadi di Indonesia semasa transisi dari orde lama ke orde baru. Ada dua tokoh penting dalam transisi ini, yakni Soeharto dan Soekarno.

Berikut 4 'Dosa' Soeharto kepada Soekarno seperti dilansir dari merdeka.com (31/03/2018).

1.Tolak Lokasi Makam Soekarno
Sebelum meninggal, Soekarno sempat berpesan ingin dimakamkan di Kawasan Batu Tulis, Bogor. Sayangnya pesan ini tidak di gubris orde baru. Jasad Soekarno akhirnya dimakamkan di Blitar, Jawa Timur. Soeharto berkata jika Blitar merupakan tempat Soekarno dekat dengan ibunya.

2. Mengisolasi Soekarno
Setelah Supersemar keluar, Soekarno mulai hidup menderita. Awalnya sang revolusioner itu diasingkan ke Istana Bogor hingga kemudian berpindah ke Wisma Yaso. Di tempat ini, Soekarno benar-benar tersiksa secara batin. Putra Sang Fajar harus terisolasi dari dunia luar. Perlakuan mengisolir Soekarno bahkan sampai diliput media asing.

3. Biarkan Penyakit Soekarno
Tak hanya mental, fisik Soekarno saat diasingkan benar-benar mengkhawatirkan. Seolah citra sebagai Presiden pertama Republik Indonesia itu hilang. Kala menjadi tahanan politik, Soekarno menderita Ginjal dan juga rematik. Sampai kemudian penyakit itu terus menggerogoti Putra Sang Fajar hingga meninggal.

4. Habisi Loyalis Soekarno
Tak hanya PKI, Soeharto juga menghabisi orang-orang pengagum Soekarno. Mereka jadi korban saat G30SPKI. Meskipun masih punya kekuatan yang cukup besar, Soekarno akhirnya mengalah dan tidak melawan.

Source

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidur Sembarangan di Tempat Tak Biasa Itu Memang Asyik, 10 Foto Kocak Ini Jadi Buktinya!

Cara Mengatasi Masalah Sinyal Hilang pada Hp Android

5 Situs Belajar Coding Bahasa Indonesia untuk Pemula (Rekomendasi)