Cucu Ini Berkata Kepada Neneknya “Kalau Nenek Meninggal, Aku Ingin Ikut”. Alasannya, Bikin Air Mata Mengalir Deras


Hidup hanya mengandalkan penghasilan yang kecil dan jumlahnya tidak tetap mungkin sulit untuk di jalani oleh beberapa kalangan. Namun, hal ini terpaksa dijalani oleh seorang nenek dan cucunya. Mereka harus berjuang dengan penghasilan yang tidak seberapa dan tidak tentu. Bagaimana kisah mereka dan bagaimana cara mereka bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi? Mari kita lihat.


Resna dan neneknya tinggal di sebuah desa. Resna adalah seorang anak perempuan yang tegar. Maka dari itu, Ruben Onsu dan tim reality show Survivor mencoba untuk mencari keberadaan dari Resna. Setelah berkeliling, mereka akhirnya menemukan keberadaan Resna. Di sini lah Ruben di ajak Resna untuk bertemu dengan neneknya. Seseorang yang sudah dianggap orang tua sendiri oleh Resna. Ketika sampai rumah mereka, sang nenek terlihat sedang memaku beberapa kayu untuk dibentuk menjadi sebuah peti. Ruben pun ingin membantu Nenek dari Resna. Sang nenek pun awalnya melarangnya. Namun, Ruben tetap memaksa membantu walaupun hanya sedikit.
Ketika ditanya berapa penghasilannya untuk satu peti kayu yang dibuat, sang nenek hanya menjawab 28. Ruben pun menanyakan sekali lagi, apakah nominal pastinya adalah 28.000 Rupiah? Mengingat 28.000 Rupiah nominal yang bisa terbilang lumayan untuk menyelesaikan satu buah peti. Ternyata, maksud dari sang nenek adalah 2.800 Rupiah. Sungguh jumlah yang kecil mengingat untuk menyelesaikan satu buah peti saja butuh waktu hampir seharian. Ketika ditanya kemana suami sang nenek, sang nenek dengan sedih berkata bahwa suaminya sudah meninggal. Kini dirinya hanya tinggal bersama Resna seorang. Ayah dari Resna sendiri sudah meninggal dan ibunya pergi entah kemana setelah Resna lahir.
Terlalu  sayang dengan sang nenek membuat Resna sempat berkata bahwa kalau sang nenek meninggal, Resna ingin meninggal juga agar tak merasa sendiri di dunia ini. Sontak, hal ini memancing air mata Ruben dan tim. Ruben pun meminta di antar ke makam ayah Resna. Di sini lah Resna menunjukkan makam ayahnya Resna mengaku sering berkunjung ke makam sang ayah setiap satu bulan sekali untuk berdoa. Aktifitas Resna selain bersekolah adalah mengaji. Menurut beberapa komentar teman dan tetangganya, Resna adalah anak yang rajin serta pintar. Mereka sangat berharap ada orang yang memberikan bantuan kepada Resna dan neneknya. Mereka juga tinggal di gubuk yang sedikit reyot.
Cita - cita dan keinginan dari sang nenek cukup sederhana, dirinya ingin sekali memiliki sebuah warung yang berjualan beberapa penganan serta makanan lauk pauk. Karena terlampau lelah, Ruben menyuruh Resna dan neneknya untuk sekedar beristirahat sebentar. Sementara mereka beristirahat, Ruben dan tim mempersiapkan kejutan. Mereka sudah mempersiapkan satu etalase dan modal untuk berjualan. Nenek Resna begitu tahu hal tersebut langsung menangis. Resna belum di izinkan membuka mata sebelum di suruh oleh tim Survivor. Tim Survivor ternyata memberikan hadiah sebuah sepeda untuk Resna, agar dirinya tidak capek lagi dalam beraktivitas. Semoga hidup Resna dan Neneknya makin membaik ya !
 Sumber : UCNews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidur Sembarangan di Tempat Tak Biasa Itu Memang Asyik, 10 Foto Kocak Ini Jadi Buktinya!

Cara Mengatasi Masalah Sinyal Hilang pada Hp Android

5 Situs Belajar Coding Bahasa Indonesia untuk Pemula (Rekomendasi)